Pengertian Manajemen Waktu (Time Management)

Pengertian Manajemen Waktu (Time Management) – Setiap orang memiliki waktu 24 jam dalam setiap harinya, tidak ada yang lebih maupun kurang. Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa ada orang yang dapat melakukan banyak hal dalam waktu 24 jam ini, tetapi ada juga yang selalu mengeluh kekurangan waktu. Ya, ini semua sebenarnya tergantung pada kemampuan kita dalam mengelola dan mengatur waktu atau sering disebut dengan Manajemen Waktu. Dalam bahasa Inggris, Manajemen Waktu dikenal dengan istilah “TIME MANAGEMENT”.

Apa yang dimaksud dengan Manajemen Waktu ?

Time Management atau Manajemen Waktu pada dasarnya adalah kemampuan kita dalam merencanakan, mengorganisasikan dan mengaturkan waktu yang akan dihabiskan untuk melakukan kegiatan tertentu secara efektif  demi untuk mencapai Tujuan kita.

Dalam Manajemen waktu, diperlukan tekad kita dalam mengikuti semua perencanaan dan tidak boleh menyia-yiakan waktu meskipun waktu yang singkat. Kegagalan yang sering terjadi dalam manajemen waktu adalah kebiasaan-kebiasaan buruk seperti suka menunda-nunda pekerjaan dan kurangnya kontrol diri. Beberapa kegiatan penting yang berkaitan dengan Manajemen Waktu diantaranya seperti perencanaan untuk masa depan, menetapkan tujuan yang akan dicapai, memprioritaskan tugas-tugas dan juga memantau waktu-waktu yang telah dialokasikan sehingga dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan tempo waktu yang ditentukan.

Sistem Manajemen Waktu atau Time Management merupakan kombinasi dari berbagai perancangan proses, alat, metode maupun teknik. Dalam menyelesaikan Proyek tertentu, Manajemen waktu merupakan suatu keharusan karena Manajemen Waktu ini menentukan kapan suatu proyek akan dimulai dan kapan pula proyek tersebut harus diselesaikan.  Dalam perihal penyelesaian Proyek, kita dapat menggunakan Gantt Chart dalam perencanaan dan pemantauan proyek yang akan dimulai atau yang sedang berjalan.

Pada awalnya Manajemen Waktu hanya diterapkan pada pekerjaan atau usaha dalam menyelesaikan Proyek-proyek yang berkaitan dengan bisnis. Namun saat ini, Manajemen waktu telah diperluas cakupannya hingga pada kehidupan pribadi kita sendiri.

Dalam kehidupan pribadi, Manajemen Waktu tentunya bukan semua waktu kita semata-mata dialokasikan untuk bekerja dan pencapaian tujuan. Tetapi juga ada waktu yang direncanakan untuk beristirahat, berkencan dengan keluarga, berkumpul dengan sahabat serta waktu-waktu untuk rekreasi atau refreshing.

Jika kita dapat mengelola waktu dengan baik, maka kita akan mendapatkan beberapa keuntungan sebagai berikut ini :

  • Mencapai Produktivitas dan Efisiensi yang lebih besar
  • Memiliki reputasi professional yang lebih baik
  • Tekanan atau Stress akan berkurang
  • Meningkatkan peluang dalam mencapai kesuksesan
  • Memiliki keseimbangan dalam kehidupan
  • Kesempatan karir yang lebih baik

Tetapi sebaliknya, Manajemen Waktu yang buruk akan mengakibatkan konsekuensi sebagai berikut  :

  • Melewati batas waktu yang ditentukan (deadlines)
  • Work flow atau alur kerja yang kurang efisien
  • Kualitas kerja yang buruk
  • Memiliki Reputasi profesional yang negatif
  • Meningkatkan Stress atau tekanan kerja maupun kehidupan sehari-hari
  • Ketidakseimbangan kehidupan akan terjadi
  • Kesempatan karir yang stagnan atau mungkin akan menurun

Sesuatu yang perlu kita ketahui, Sibuk bukan berarti efektif. Terkadang, seseorang yang sangat sibuk tetapi hasil yang dicapainya sangatlah kurang. Hal ini dikarena kemampuan Manajemen Waktu yang buruk sehingga pekerjaan-pekerjaan yang dilakukannya tidak sesuai dengan batas waktu yang diharapkannya. Oleh karena itu, salah satu kunci kesuksesan pribadi maupun bisnis adalah bagaimana kita mengelola waktu kita sebagai salah satu sumber daya yang terbatas ini untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat tanpa menyia-nyiakan waktu sedikitpun.

Baca juga : Sistem Produksi Tepat Waktu (Just In Time)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*